Bila Kematian Menjemput - Triple R Magazine
Bila Kematian Menjemput

Bila Kematian Menjemput

Share This

Begitu banyak firman Allah menjelaskan perihal kematian. Sebab mati merupakan rangkaian proses kehidupan. “Segala sesuatu pasti akan binasa kecuali Allah. Bagi-Nya segala penentuan, dan hanya kepada-Nya kamu dikembalikan.” Demikian firman Allah yang tertuang dalam al-Qashas ayat 88. Kematian adalah sesuatu yang niscaya datang dan semua manusia pasti mengalaminya. Disaat manusia terus mengingat kematian niscaya ia akan mempersiapkan diri dengan banyak beramal shaleh dan selalu memperbaiki diri. Setelah kematian datang, tidak ada yang dapat membantu selain amal shaleh. Ironisnya sedikit diantara kita yang selalu mengingat kematian. Siap atau tidak siap, mau tidak mau menghadapi mati, malaikat maut pasti datang. Banyak orang yang ‘lari’ dari kematian dan berusaha membebaskan pikirannya dari bayang-bayang maut. Kehidupan dunia tiada lain dimaknai sebagai kehidupan abadi baginya atau mungkin ia merasa tidak siap lantaran tiada amal yang mestinya menjadi teman kala maut menjemput.
            
Dengan mengingat dan merenungi peristiwa sakaratul maut yang sangat amat sakit, saat-saat manusia menghadapi datangnya ajal saja, dimana nasib kita akan ditentukan di alam keabadian kelak nanti su’ul khatimah (mati dalam keadaan jelek) atau husnul khatimah (mati dalam keadaan yang baik). Sebenarnya sudah membuat hati bergetar. Ibnu Abbas berkata, “Penderitaan terakhir yang dijumpai seorang mukmin adalah sakaratul maut.” Sebuah hadist nabi yang diriwayatkan Imam Thabrani dan Baihaki mengatakan cukuplah kematian itu sebagai penasehat. Dengan begitu, kita tidak perlu merasa takut, kaget gelisah maupun sejumput perasaan berdebar hinggap di hati, kala kematian kelak menghampiri.

No comments:

Post a Comment

Bijak berkomentar, bijak pula dikomentari.

Pages